Haruskah jadi orang kaya?

Sebelumnya gini gue menemukan cerita klasik tentang nelayan yang bisa menjadi kaya karena ditawarkan modal oleh investor kaya raya.

Pada hari ini seorang investor kaya bertemu dengan seorang nelayan. Dia memuji hasil tangkapan nelayan itu. 

Investor : Hasil tangkapan ikan kamu sungguh baik berapa biasanya kamu mendapat tangkapan setiap harinya?

Nelayan:  Bisa saja .. aku biasanya hanya mendapatkan 5 Kilogram ikan setiap harinya.

Investor:  Lalu apa yang kamu lakukan dengan tangkapanmu?

Nelayan: Aku menjual 4 Kilogramnya ke pasar. dan menyisakannya 1 kilogram lagi untuk dikonsumsi sendirian.

Investor: Lalu apa yang anda lakukan ketika ikan anda laku di pasaran?

Nelayan: saya besenang-senang dengan anak dan bermain gitar dengan teman teman saya sepanjang hari

Investor:Saya seorang investor kaya lulusan havard. saya melihat potensi besar anda bisa kaya dengan keahlian menangkap ikan anda. saya akan modali anda kapal dan anda akan mendapatkan tangkapan ikan yang lebih . dan mendapatkan penghasilan yang lebih besar. lalu ketika memiliki modal yang lebih cukup anda akan pindah ke los angeles dan membeli apartemen tentunya anda akan menjadi kaya dan mendapat penghidupan yang lebih layak dari sekarang.

Nelayan: Lalu apa yang akan aku lakukan ketika aku menjadi kaya raya?

Investor: Tentunya untuk menyiapkan masa pensiun anda. ketika anda tua nanti anda akan bermain gitar sepanjang hari di kampung halaman dan melihat cucu anda tumbuh besar.

Nelayan: Mengapa aku harus bersusah payah menjadi kaya raya soneta. aku sudah mendapatkan kebahagian itu tanpa harus bersusah payah menjadi orang kaya.

cerita itu gue ambil dari sebuah buku 

guru gokil murid unyu


sempat bingung kenapa gue beli buku ini ya. mungkin gue ingin terlihat pintar makanya hedon dalam beli buku.. eaa

tapi bener deh gue udah diskusiin sama bapak gue manfaat nya jadi orang kaya itu apa. coba deh lo pikirin ketika lo jadi orang kaya pasti lo harus gaji orang, kebutuhan meningkat, gaya hidup meningkat, makin individualis, belum lagi banyak semut semut yang ngisep lo.. (konotasi ke porno banget gitu?)

gue juga ngelihat hidup bergelimang harta itu bakalan ribet. banget banget. apakah yang terlihat kaya rumah banyak? mobil fortuner? duit kaya udah buang kertas ? ngejamin lo bahagia? men men nggak men #RamaMendadakBijak


mungkin gue berpatokan ke bapak gue kali ya. ya insya allah bapak gue agak diatas rata rata pendapatan perkapita bangsa indonesia lah. dia hidupnya mikirin hidup orang saudaranya, adeknya, ibunya, anaknya, istrinya, temen temennya. belum lagi sering ditipu orang, terus pegawai kantor masalahnya banyak, ga bisa ngimbangin perhatian ke anaknya. apakah itu makna kebahagiaan? buat lo yang berambisius jadi orang kaya think twice deh.  lo belum tentu bahagia. kalo mati ga bawa bawa kemana kan itu harta lo? ya mungkin buat anak lo.  gue ga mau jadi orang miskin juga. tapi gue mau jadi orang yang berkecukupan dan bisa membagi kebahagiaan dengan anak anak gue dan semua orang yang gue kenal. gue sesuci itu. ladies~ yang lagi stalk mendadak naksir nih ntar haha canda canda.

oke kesimpulannya. lakukan apa yang bisa membuat lo bahagia. kalo kaya itu merupakan kebagiaan buat lo lakukan aja. tapi mikir deh dampak orang terlalu kaya itu gimana? . seenggaknya hidup lo harus bernilai. jangan jadi ambisius . karena kebahagiaan itu harus dibagi. saat lo seneng mungkin lo harus membagi kebahagiaan itu karena banyak orang yang belum sempat merasain kebahagiaan yang udah lo rasain.

#SalamSuper #PeaceLoveandGawl

Hilang Dompet Story


 



jadi gini. tepatnya kamis kemarin gue merasa sangat durhaka meninggalkan kegiatan keagamaan ceramah dan pengajian dengan senior demi belajar cara mendapatkan cewe dengan seorang wanita. pengorbanan ku terlalu besar .

singkatnya gini. gue sama dia lagi suka sama lain jenis yang ber inisial nama sama. dan with all the sameness gue jadi demen ngobrol dan kebetulan gue juga gabut dan dia juga dan akhirnya kita saling curhat masalahan percintaan. sama sama gagal. kayanya. eh tunggu kayanya dia nggak, tapi gue iya.

dan gue merasa useless karena sangat amatir di bidang ini. dan karena kegantengan gue yang sangat super biar nyambung ngomong tentang cinta gue melakukan kehinaan anti mainstream lainnya. yaitu.....

baca buku percintaan remaja dalam perspektif islam
(udah putusin aja) 

 

anjrit homo abis. tapi itu benar juga sih ternyata pacaran itu ga baik dan punya alasan yang kuat kenapa bisa dibilang nggak baik -_-.

tapi karena teori tidak cukup gue berbicara pada temen gue yang lebih ahli seputar cinta. kebetulan kita senasib lagi suka dengan lawan jenis yang ber insial sama dan sama sama beda iman. dan tiba saatnya dia ngajak temenin karena besok ada kencan dan gue sebagai topeng monyetnya disamping kaya peliharaan. 

ciri ciri dia putih langsing mata bule kulit jepang ras dia memang sangat abstrak sih. -_- sedangkan gue gendut jelek dan mirip dengkul monyet. kita jalan di mall bareng dan gue sebagai cowo yang (merasa) super ganteng tentunya harus jaim. gue bayarin taksi 



and well gue bayarin taksi dan dia berasa kalo gue ini cowo baik abis dan ternyata dengan aksi gue yang sok heroik gue diazab. 

dompet hilang shiet


awalnya gue ga sadar tapi ketika udah di giant gue mau beli kentang buat diet gue dan akhirnya sadar bahwa dompet gue hilang -_- dan ketinggalan di taksi


tadinya gue udah depresi. gue mau telanjang aja di mall itu ngemis ngemis duit 
 "bang duitnya abang tak sodor kau titit kalo tak kasih aku titit eh duit"


tapi untungnya gue punya temen. gue ga jadi telanjang. ngemis ke temen minjem buat balik ke jakarta. gue telp taksinya tapi PHP asu dompet gue dibilang ga ada.

#RamaGalau
 
#RamaKehilangan

#OgahNaikTaksiExpress


 oke akhirnya gue balik ke jakarta dengan malu. dan dihina bego sama bapak gue  fack.

TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK! tapi ga papa seenggaknya gue dapat pelajaran. jalan sama cewe. harus bawa duit cadangan. kalo ga reputasi gue pasti langsung rusak fug.



Berbuat baik untungnya apa?




Have you seen that video? . if you do read my comment about that video , and if not just watch it how simple? isn't it?

Sebenernya gue melakukan hal hina selama nonton video pendek itu. gue menangis. jangan jangan gue adalah seorang homo


oh bukan ga sehina itu. tapi gue sadar hati gue masih bisa tersentuh dengan gue ngeliat video itu. hal ini membuktikan bahwa gue seorang pria peka berhati gentle. yay. shit ganteng abis.

ga ngerti ya. sebenernya berbuat baik itu untungnya apasih? gue ga dapet untung dari perbuatan ngebaikin orang. jangankan ngebaikin modus aja ga timbal balik.yang mungkin gue harus jadi cowo cowo yang super baik biar ada yang naksir maybe.. 

dan gue sadar gue harus banyak bersyukur dengan keadaan gue sekarang. banyak orang yang masih kurang beruntung dari gue. misalnya gembel gembel. se sosok anjing yang ga mau jadi anjing. orang orang dengan ekonomi sulit. sedangkan gue hidup dengan kemewahan dan bergelimpangan harta orang tua. yang membuat gue manja dan malas. dan gue dengan hina mengakuinya disini.

gue merasa bukan cowo tuff or yang bisa mengatasi masalah hidup gue sendiri. gue masih di naungan ayah , ibu , tante , om , temen temen. bagaimana gue bisa maju. super.

 mungkin gue harus sering berkaca atas kehidupan orang lain yang jauh jauh lebih susah dari gue. yang bahkan makan aja sulit. gue ga kekurangan uang. bahkan berlebihan. kayanya gue harus berbagi dengan saudara gue yang kesusahan disana. ke tempat panti jompo. ke panti asuhan. jelas mereka merupakan orang yang kurang bahagia secara relativ. dan berbuat baik dengan mereka itu juga lingkungan sekitar seolah olah gue bakal dapet kebahagiaan yang ga bakal bisa gue ungkapin pake uang.

ibarat lo ngebokep untuk ngilangin sange dan praktek saat lo bosan ketika cara menghilangan kesangean terhadap nafsu yang menggebu gebu itu mustahil atau sulit lo harus cari cara lain untuk memuaskan kesangean lo. oke ini porno banget tapi ini serius. 

terus gue membandingkan hidup gue selalu seneng malahan jarang sedih. ke bioskop, jalan bareng temen, liat konser, ke kafe, ke perpus. dan semua hal itu gue lakukan demi ngejer kesenangan batin. dan sekarang itu sepertinya membosankan. gue harus menyenangkan diri gue dengan membagi kesenangan yang gue miliki terhadap orang lain. mungkin bisa jadi dengan bakat menghibur.. tapi gue bukan cowo penghibur atau pelacur eh gue cowo seharusnya kan gigolo.

Seriously if i got a girl friend that will accompany me into a orphanage i will not reject it. cz mainstream way to feel happy is too damn mainstream. shiet. kebahagiaan itu ga bisa dibeli dengan uang mungkin suatu hari nanti gue akan jadi penebar kebahagian itu. asyik. bye.





"Press left on your keyboard for my Early post" 
"Press right on your keyboard for my late post "